Tampilkan postingan dengan label Webs. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Webs. Tampilkan semua postingan

Senin, 10 Oktober 2011

php


PHP pertama kali dibuat oleh Rasmus Lerdorf pada tahun 1995. Pada waktu itu PHP bernama FI (Form Interpreted). Pada saat tersebut PHP adalah sekumpulan script yang digunakan untuk mengolah data form dari web.
Perkembangan selanjutnya adalah Rasmus melepaskan kode sumber tersebut dan menamakannya PHP/FI, pada saat tersebut kepanjangan dari PHP/FI adalah Personal Home Page/Form Interpreter. Dengan pelepasan kode sumber ini menjadi open source, maka banyak programmer yang tertarik untuk ikut mengembangkan PHP.
Pada November 1997, dirilis PHP/FI 2.0. Pada rilis ini interpreter sudah diimplementasikan dalam C. Dalam rilis ini disertakan juga modul-modul ekstensi yang meningkatkan kemampuan PHP/FI secara signifikan. Pada tahun 1997, sebuah perusahaan bernama Zend, menulis ulang interpreter PHP menjadi lebih bersih, lebih baik dan lebih cepat. Kemudian pada Juni 1998 perusahaan tersebut merilis interpreter baru untuk PHP dan meresmikan nama rilis tersebut menjadi PHP 3.0.
Pada pertengahan tahun 1999, Zend merilis interpreter PHP baru dan rilis tersebut dikenal dengan PHP 4.0. PHP 4.0 adalah versi PHP yang paling banyak dipakai. Versi ini banyak dipakai sebab versi ini mampu dipakai untuk membangun aplikasi web kompleks tetapi tetap memiliki kecepatan proses dan stabilitas yang tinggi.
Pada Juni 2004, Zend merilis PHP 5.0. Versi ini adalah versi mutakhir dari PHP. Dalam versi ini, inti dari interpreter PHP mengalami perubahan besar. Dalam versi ini juga dikenalkan model pemrograman berorientasi objek baru untuk menjawab perkembangan bahas pemrograman kearah pemrograman berorientasi objek.
Kelebihan PHP dari bahasa pemrograman lain :
  • Bahasa pemrograman php adalah sebuah bahasa script yang tidak melakukan sebuah kompilasi dalam penggunaanya.
  • Web Server yang mendukung php dapat ditemukan dimana - mana dari mulai IIS sampai dengan apache, dengan configurasi yang relatif mudah.
  • Dalam sisi pengembangan lebih mudah, karena banyaknya milis - milis dan developer yang siap membantu dalam pengembangan.
  • Dalam sisi pemahamanan, php adalah bahasa scripting yang paling mudah karena referensi yang banyak.
  • PHP adalah bahasa open source yang dapat digunakan di berbagai mesin (linux, unix, windows) dan dapat dijalankan secara runtime melalui console serta juga dapat menjalankan perintah-perintah system.

WEB

A. PENGERTIAN WEBSITE ATAU SITUS.

  • Website atau situs juga dapat diartikan sebagai kumpulan halaman yang menampilkan informasi data teks, data gambar diam atau gerak, data animasi, suara, video dan atau gabungan dari semuanya, baik yang bersifat statis maupun dinamis yang membentuk satu rangkaian bangunan yang saling terkait dimana masing-masing dihubungkan dengan jaringan-jaringan halaman (hyperlink). Bersifat statis apabila isi informasi website tetap, jarang berubah, dan isi informasinya searah hanya dari pemilik website. Bersifat dinamis apabila isi informasi website selalu berubah-ubah, dan isi informasinya interaktif dua arah berasal dari pemilik serta pengguna website. Contoh website statis adalah berisi profil perusahaan, sedangkan website dinamis adalah seperti Friendster, Multiply, dll. Dalam sisi pengembangannya, website statis hanya bisa diupdate oleh pemiliknya saja, sedangkan website dinamis bisa diupdate oleh pengguna maupun pemilik.
B. UNSUR-UNSUR DALAM PENYEDIAAN WEBSITE ATAU SITUS.
Untuk menyediakan sebuah website, maka kita harus menyeediakan unsur-unsur penunjangnya, seperti halnya:

  1. Nama domain (Domain name/URL - Uniform Resource Locator)
Nama domain atau biasa disebut dengan Domain Name atau URL adalah alamat unik di dunia internet yang digunakan untuk mengidentifikasi sebuah website, atau dengan kata lain domain name adalah alamat yang digunakan untuk menemukan sebuah website pada dunia internet. Contoh : http://www.nama situs .com
Nama domain diperjualbelikan secara bebas di internet dengan status sewa tahunan. Setelah Nama Domain itu terbeli di salah satu penyedia jasa pendaftaran, maka pengguna disediakan sebuah kontrol panel untuk administrasinya. Jika pengguna lupa/tidak memperpanjang masa sewanya, maka nama domain itu akan di lepas lagi ketersediaannya untuk umum. Nama domain sendiri mempunyai identifikasi ekstensi/akhiran sesuai dengan kepentingan dan lokasi keberadaan website tersebut. Contoh nama domain ber-ekstensi internasional adalah com, net, org, info, biz, name, ws. Contoh nama domain ber-ekstensi lokasi Negara Indonesia adalah :

  • .co.id : Untuk Badan Usaha yang mempunyai badan hukum sah
  • .ac.id : Untuk Lembaga Pendidikan
  • .go.id : Khusus untuk Lembaga Pemerintahan Republik Indonesia
  • .mil.id : Khusus untuk Lembaga Militer Republik Indonesia
  • .or.id : Untuk segala macam organisasi yand tidak termasuk dalam kategori “ac.id”,”co.id”,”go.id”,”mil.id” dan lain lain
  • .war.net.id : untuk industri warung internet di Indonesia
  • .sch.id : khusus untuk Lembaga Pendidikan yang menyelenggarakan pendidikan seperti SD, SMP dan atau SMUA. PENGERTIAN WEBSITE ATAU SITUS.

    • Website atau situs juga dapat diartikan sebagai kumpulan halaman yang menampilkan informasi data teks, data gambar diam atau gerak, data animasi, suara, video dan atau gabungan dari semuanya, baik yang bersifat statis maupun dinamis yang membentuk satu rangkaian bangunan yang saling terkait dimana masing-masing dihubungkan dengan jaringan-jaringan halaman (hyperlink). Bersifat statis apabila isi informasi website tetap, jarang berubah, dan isi informasinya searah hanya dari pemilik website. Bersifat dinamis apabila isi informasi website selalu berubah-ubah, dan isi informasinya interaktif dua arah berasal dari pemilik serta pengguna website. Contoh website statis adalah berisi profil perusahaan, sedangkan website dinamis adalah seperti Friendster, Multiply, dll. Dalam sisi pengembangannya, website statis hanya bisa diupdate oleh pemiliknya saja, sedangkan website dinamis bisa diupdate oleh pengguna maupun pemilik.
    B. UNSUR-UNSUR DALAM PENYEDIAAN WEBSITE ATAU SITUS.
    Untuk menyediakan sebuah website, maka kita harus menyeediakan unsur-unsur penunjangnya, seperti halnya:

    1. Nama domain (Domain name/URL - Uniform Resource Locator)
    Nama domain atau biasa disebut dengan Domain Name atau URL adalah alamat unik di dunia internet yang digunakan untuk mengidentifikasi sebuah website, atau dengan kata lain domain name adalah alamat yang digunakan untuk menemukan sebuah website pada dunia internet. Contoh : http://www.nama situs .com
    Nama domain diperjualbelikan secara bebas di internet dengan status sewa tahunan. Setelah Nama Domain itu terbeli di salah satu penyedia jasa pendaftaran, maka pengguna disediakan sebuah kontrol panel untuk administrasinya. Jika pengguna lupa/tidak memperpanjang masa sewanya, maka nama domain itu akan di lepas lagi ketersediaannya untuk umum. Nama domain sendiri mempunyai identifikasi ekstensi/akhiran sesuai dengan kepentingan dan lokasi keberadaan website tersebut. Contoh nama domain ber-ekstensi internasional adalah com, net, org, info, biz, name, ws. Contoh nama domain ber-ekstensi lokasi Negara Indonesia adalah :

    • .co.id : Untuk Badan Usaha yang mempunyai badan hukum sah
    • .ac.id : Untuk Lembaga Pendidikan
    • .go.id : Khusus untuk Lembaga Pemerintahan Republik Indonesia
    • .mil.id : Khusus untuk Lembaga Militer Republik Indonesia
    • .or.id : Untuk segala macam organisasi yand tidak termasuk dalam kategori “ac.id”,”co.id”,”go.id”,”mil.id” dan lain lain
    • .war.net.id : untuk industri warung internet di Indonesia
    • .sch.id : khusus untuk Lembaga Pendidikan yang menyelenggarakan pendidikan seperti SD, SMP dan atau SMU

java script

Pengertian JavaScript
JavaScript adalah bahasa pemrograman berbasis prototipe yang berjalan disisi klien. Jika kita berbicara dalam konteks web, sederhananya, kita dapat memahami JavaScript sebagai bahasa pemrograman yang berjalan khusus untuk di browser atau halaman web agar halaman web menjadi lebih hidup. Kalau dilihat dari suku katanya terdiri dari dua suku kata, yaitu Java dan Script. Java adalah Bahasa pemrograman berorientasi objek, sedangkan Script adalah serangkaian instruksi program.
Secara fungsional, JavaScript digunakan untuk menyediakan akses script pada objek yang dibenamkan ( embedded ). Contoh sederhana dari penggunaan JavaScript adalah membuka halaman pop up, fungsi validasi pada form sebelum data dikirimkan ke server, merubah image kursor ketika melewati objek tertentu, dan lain lain.
Yang Harus Diperhatikan Dalam Penulisan JavaScriptYang harus diperhatikan dalam pengelolaan pemrograman JavaScript, diantaranya JavaScript adalah “case sensitive”, yang artinya JavaScript membedakan huruf besar dan huruf kecil. Jika Anda pernah belajar bahasa pemrograman seperti Turbo C atau C++, maka sama seperti bahasa pemrograman tersebut, dimana huruf T tidak sama dengan huruf t.
Dalam bahasa pemrograman JavaScript juga, sebagai contoh fungsi perintah var tidak boleh ditulis Var dan juga tidak boleh ditulis VAR (huruf besar semua), yang benar adalah var (huruf kecil semua). Perintah lain adalah new Date tidak boleh ditulis new date (huruf kecil semua), dsb.
Kelebihan JavaScript
JavaScript bekerja pada sisi browser. maksudnya begini : untuk menampilkan halaman web, user menuliskan alamat web di address bar url. setelah itu, browser “mengambil” file html ( dengan file jJvaScript yang melekat padanya jika memang ada ) ke server yang beralamat di URL yang diketikan oleh user. Selesai file diambil, file ditampilkan pada browser. Nah, setelah file JavaScript berada pada browser, barulah script JavaScript tersebut bekerja.
Efek dari Javascript yang bekerja pada sisi browser ini, Javascript dapat merespon perintah user dengan cepat, dan membuat halaman web menjadi lebih responsif. JavaScript melakukan apa yang tidak bisa dilakukan oleh HTML, PHP, dan CSS : menangani hal – hal yang membutuhkan respons cepat terhadap aksi dari user.
Contoh : fungsi validasi pada form. ketika anda mengisi sebuah form yang divalidasi menggunakan JavaScript, anda mengetikkan data lalu mengetik submit, sebelum data dikirimkan ke server, data akan “dicek” terlebih dahulu pada browser menggunakan fungsi JavaScript yang ada pada halaman web. sehingga, jika memang data yang anda isikan tidak valid, daripada membuang – buang waktu dengan mengirimkan data ke server baru di validasi di server dan lalu server mengirimkan respons balik mengenai ketidak validan input data anda, lebih baik cek validasi data form dilakukan secara lokal di browser menggunakan fungsi JavaScript.
Lebih Cepat dan Lebih Hemat
Implementasi terpopuler saat ini dari pemrograman JavaScript adalah teknik AJAX. (Asynchronous JavaScript and XMLHTTP ). teknik ini sering digunakan oleh aplikasi berbasis web seperti Gmail, Google Reader, dan lain lain. Teknik yang membuat pertukaran data antara server dan browser terjadi di belakang layar sehingga interaksi antara user dan aplikasi web semakin responsif. Post tersendiri untuk membahas hal ini akan kita siapkan.

XHTML ( Extensible Hipertext Markup Language )

Pada jaman dahulu kala, kita membuat website dengan bahasa dasar HTML. gw masih ingat, desain website dilakukan dengan menyusun tabel2 sedemikian rupa. hal ini kini, tidak lagi dilakukan para webmaster modern yang telah beralih ke XHTML. Teknik lama ini telah lama ditinggalkan sekalipun untuk pemula.
kini, di era Web 2.0 ini, umumnya sebuah website terdiri dari beberapa unsur dasar:
  • Content / isi website (XHTML)
  • Style / Desain (CSS)
  • Script (JavaScript)
XHTML adalah gabungan dari teknologi XML dan HTML. Pengertian secara singkat adalah : “HTML, dengan aturan - aturan XML“.
Berikut ini sedikit tutorial yang ditujukan untuk pemula yang ingin belajar XHTML secara cepat.

Aturan aturan dasar XML

  • Semua tags XHTML harus ditutup
    sebagai contoh, pada HTML anda bisa menulis:
    <p>Ini adalah tutorial untuk pemula.
    <p>Mari kita belajar <b>XHTML
    <p>Karena HTML sudah tidak jaman lagi.
    Perhatikan, bahwa tags <p> dan <b> diatas tidak ditutup. dan kemudian terdapat lagi tags <p> baru. Penulisan seperti in sangat sering dilakukan oleh para pemula. pada XHTML, penulisan diatas adalah SALAH. anda harus menulis dengan aturan yang benar:
    <p>Ini adalah tutorial dasar <b>XHTML</b></p>
    <p>Ini adalah contoh penggunaan tags XHTML</p>

    Dan untuk beberapa tags HTML yang tidak mempunyai penutup, seperti <img>, <br>, <hr> dll. Agar sesuai dengan aturan diatas, maka untuk tags-tags tersebut harus ditambahkan karakter spasi dan karakter ‘ /’ sebagai tanda penutup.
    <br />
    <hr />
    <img scr="tombol.gif" alt="Tutorial XHTML Dasar untuk Pemula" />
  • Tags dan attribut harus ditulis dalam huruf kecil
    <A HREF="pemula.html">Pemula</A> <-- salah
    <a href="pemula.html">Pemula</a> <-- benar
  • Suatu attribut harus mempunyai nilai dan ditulis didalam tanda petik
    <a href=pemula.html>Pemula</a> <-- salah
    <input readonly> <-- salah
    <a href="pemula.html">Pemula</a> <-- benar
    <input readonly="readonly" />
Terdapat 3 spesifikasi dasar XHTML, yaitu StrictTransitional dan Frameset. Karena itu, maka pada tiap awal halaman XHTML harus didefinisikan spesiikasinya. spesifikasi yang disarankan adalah XHTML Strict. penulisan definisi XHTML Strict adalah sebagai berikut:
<!DOCTYPE html PUBLIC "-//W3C//DTD XHTML 1.0 Strict//EN" "http://www.w3.org/TR/xhtml1/DTD/xhtml1-strict.dtd">
Jadi, bentuk dokumen XHTML paling dasar adalah sebagai berikut:
<!DOCTYPE html PUBLIC "-//W3C//DTD XHTML 1.0 Strict//EN" "http://www.w3.org/TR/xhtml1/DTD/xhtml1-strict.dtd">
<html>
<head>
<title>Belajar XHTML Dasar</title>
</head>
<body>
<p>Tutorial untuk Pemula</p>
</body>
</html>

Apa itu HTML


Image courtesy @elasticmind.ca

Apa itu HTML?

HTML = HyperText Markup Language. Bahasa Markup ( berdasarkan id.wikipedia, bahasa markup berarti kombinasi teks dan informasi tambahan mengenai teks tersebut. markup = markah/penanda, atau dalam HTML <tag> yang memberikan fungsi tertentu ) yang digunakan untuk membuat sebuah halaman web. HTML adalah standar yang digunakan untuk sebuah halaman web. HTMl di definisikan dan dikendalikan penggunaannya oleh World Wide Web Consortium (W3C).

Itu tadi definisi dari HTML. bisa dijelaskan lebih detil lagi?

Hmm… Sederhananya begini. Saya yakin anda semua mengetahui file .doc nya microsoft word. nah, ini ada jenis file, yang namanya HTML. kalau file microsoft word itu .doc, file HTML ini ekstensinya .htm atau .html. HTML ini merupakan file yang di taruh pada satu komputer ( server ) dan dapat di akses oleh komputer lain melalui aplikasi web browser. isi file HTML terdiri dari dua jenis : konten dan atribut. konten merupakan informasi dari file HTML itu sendiri, yang ditampilkan pada halaman browser. sedangkan atribut merupakan tag yang memiliki fungsi tertentu, dan tidak ditampilkan di halaman browser.
Contoh :
<html>
<head>
</head>
<body>
<p>ini konten. <a href=”">ini link</a></p>
</body>
</html>
tulisan ini konten dan ini link merupakan konten. dan ini ditampilkan pada browser. yang berada di dalam tanda < dan > merupakan atribut. Atribut tidak di tampilkan di halaman browser.
masih agak bingung? ok. buka aplikasi notepad anda, copy kode diatas dan paste pada notepad. Save dengan nama contoh1.html. File HTML dapat dibuat menggunakan berbagai aplikasi editor kode. Namun sederhananya, Anda dapat membuat file HTML menggunakan aplikasi notepad yang pastinya terinstall di semua komputer ber OS windows. cukup tuliskan kodenya, lalu save dengan nama file + .htm atau .html . Contoh : namafile.htm. sekarang, buka file yang anda save tadi. dobel klik, dan file tersebut akan terbuka pada browser default anda. Anda akan paham apa maksud kami setelah itu. :)
File HTML PASTI dimulai dengan dengan tag <html> ( kecuali deklarasi file. hanya deklarasi file yang ditulis sebelum tag <html>. kita bicarakan ini nanti ) dan ditutup dengan tag </html>. Setiap file html di dalam tag <html> terbagi kedalam dua bagian : head dan body.
  1. bagian head dimulai dengan tag <head> dan ditutup dengan tag </head>. Bagian head ini berisikan atribut – atribut yang berisi informasi mengenai halaman web, dan link menuju file file CSS atau JavaScript yang memberi efek untuk halaman web tersebut
  2. bagian body dimulai dari tag <body> dan ditutup dengan tag </body> bagian body berisi konten yang ditampilkan pada browser, dan atribut – atribut pendukungnya,
Well, sampai disini, ada pertanyaan?
referensi : halaman wikipedia ( english ) mengenai HTML dan halaman wikipedia ( id ) mengenai HTML

Apa itu CSS & Konsep Dasar CSS


Image courtesy @web-design.csssoft.net
Apa sih CSS itu? Istilah CSS ini sering kali kita dengar ketika berurusan dengan mendesain halaman web. Entah berurusan dengan theme / template blog hingga mengedit halaman profile friendster, anda pasti mendengar istilah CSS. Jika anda mencari penjelasan untuk dapat memahami konsep CSS, anda datang ke halaman yang tepat.
Agar konsepnya nyambung, pastikan anda membaca post mengenai HTML terlebih dahulu.

Apa itu CSS?

CSS = Cascading Style Sheets ( Bahasa lembar Gaya ). CSS merupakan bahasa yang digunakan untuk mengatur tampilan suatu dokumen yang ditulis dalam bahasa markup / markup language. Jika kita berbicara dalam konteks web, bisa di artikan secara bebas sebagai : CSS merupakan bahasa yang digunakan untuk mengatur tampilan / desain suatu halaman HTML.
Dulu, sebelum CSS menjadi standar untuk mendesain halaman web seperti sekarang, halaman web di desain menggunakan <table>. jadi dibuat dulu desainnya, dalam format .psd atau jpeg, lalu di slice atau di potong potong menjadi bagian – bagian terpisah. setelah itu dibuat table dengan ukuran yang sesuai, lalu desain tadi di “tempel” pada table sebagai image yang melekat pada tabel, atau sebagai background. Kelemahan dari cara seperti ini adalah, halaman web menjadi berat karena kolom – kolom penyusun table <tr> dan <td> diberi tambahan atribut image source. Side effect dari hal ini adalah halaman web menjadi padat dan tidak SEO friendly.

Desain dengan tabel :

  1. Buat desainnya. menggunakan .psd ( photoshop ) atau .cdr ( coreldraw )
  2. buat tabelnya. menggunakana tag <table>, <tr> dan <td>
  3. potong – potong desain sesuai dengan kolom pada tabel, lalu “selipkan” desain pada kolom tabel menggunakan sebagai elemen image tabel atau background.
Dengan CSS, cara kerja ini dirubah. Anda membuat halaman HTML, lalu anda berikan identitas pada bagian2 tertentu dengan tag <div> baik itu menggunakan atribut id <div id=”"> atau class <div class=”">. Lalu anda buat satu file css, bisa di selipkan pada bagian <head> atau dalam file berbeda dan di hubungkan dengan tag <link rel=”stylesheet” type=”text/css” href=”">. File CSS tadi memberikan nilai dan definisi pada bagian tertentu dari halaman html tadi yang diberikan identitas melalu tag <div>.

Desain dengan CSS :

  1. Buat halaman web, beri identitas pada bagian yang diinginkan menggunakan tag <div>
    Buat halaman web
    Buat halaman web
  2. buat file css, beri nilai dari definisi untuk identitas yang diinginkan
    Beri Nilai dan Definisi Untuk Identitas
    Beri Nilai dan Definisi Untuk Identitas
  3. hubungkan CSS pada halaman yang dimaksud. bisa ditaruh diantara <head>, atau dibuat file terpisah dan dilink menggunakan tag <link rel=”"> pada area <head>

Kelebihan penggunaan CSS :

  1. halaman web menjadi tidak padat, hingga halaman web menjadi SEO friendly
  2. anda dapat dengan mudah mengganti tampilan web dengan cukup mengganti nilai dan definisi pada pada satu file CSS saja.
Kelebihan Desain Menggunakan CSS
Kelebihan Desain Menggunakan CSS
Bagaimana? ada pertanyaan? post kali ini hanya akan membahas pemahaman dasar dan definisi saja. untuk implementasi dari CSS itu sendiri, kita bahas pada post2 selanjutnya.